Pengaturan Android agar HP tidak lemot sebenarnya jarang tersentuh karena letaknya tersebar di beberapa menu berbeda. Kalau HP mulai lambat membuka aplikasi atau keyboard telat muncul, ubah dulu sebelas pengaturan berikut sebelum berpikir untuk membeli perangkat baru.
Semua langkah di bawah memakai menu bawaan Android. Nama menu bisa sedikit berbeda tergantung merek, tapi intinya sama. Kerjakan satu per satu, lalu restart HP di akhir.
1. Matikan animasi sistem
Animasi transisi jendela dan aplikasi memakan waktu nyata di HP kelas menengah ke bawah. Matikan atau percepat lewat menu Opsi Pengembang. Aktifkan Opsi Pengembang dulu dengan mengetuk nomor build di menu Tentang Ponsel sebanyak tujuh kali.
Setelah itu buka Opsi Pengembang, ubah Skala animasi jendela, Skala animasi transisi, dan Skala durasi animator menjadi 0,5x atau mati. Efeknya terasa langsung saat berpindah aplikasi karena layar tidak lagi menunggu animasi selesai.
2. Kurangi jumlah widget di layar utama
Widget cuaca, kalender, dan berita terus memperbarui diri di latar belakang. Setiap pembaruan membangunkan prosesor dan menarik data. Di HP dengan RAM 4 GB, tiga widget aktif sudah cukup membuat layar utama terasa tersendat saat digeser.
Sisakan widget yang benar-benar kamu lihat setiap hari. Untuk widget berita atau saham, buka aplikasinya saja saat butuh. Layar utama yang ringan membuat peluncur bawaan lebih cepat memuat ikon dan folder.
3. Bersihkan cache aplikasi yang paling sering dipakai
Cache mempercepat pemuatan, tapi menumpuk seiring waktu dan bisa merusak tampilan aplikasi. Bersihkan lewat Setelan > Aplikasi > pilih aplikasi > Penyimpanan > Hapus cache. Fokus pada aplikasi chat, media sosial, dan browser.
Lakukan setiap beberapa minggu. Jangan gunakan tombol Hapus data karena itu menghapus akun dan pengaturan aplikasi. Kalau HP terasa lambat khusus setelah pembaruan sistem, masalahnya bisa lain; langkah lengkapnya ada di panduan cara mengatasi HP Android lemot setelah update.
4. Batasi sinkronisasi akun otomatis
Google, WhatsApp, dan aplikasi lain menyinkronkan data secara berkala. Beberapa aplikasi memaksa sinkronisasi setiap kali ada perubahan kecil, dan itu memicu notifikasi berantai yang membuat layar menyala tanpa alasan.
Buka Setelan > Akun, pilih akun yang tidak kamu pakai setiap hari, dan matikan sinkronisasinya. Untuk notifikasi yang terlalu ramai, atur per aplikasinya mengikuti panduan cara mengatur notifikasi HP Android agar tidak berisik.
5. Hapus aplikasi yang tidak pernah dibuka
Telusuri daftar aplikasi di Setelan dan cari yang terakhir dibuka lebih dari sebulan lalu. Aplikasi semacam ini sering tetap berjalan di latar belakang lewat layanan otomatis, mengambil RAM dan kuota.
Alih-alih menyimpannya untuk jaga-jaga, hapus lalu pasang lagi kalau memang perlu. Ukuran aplikasi yang besar juga membuat menu pengelolaan penyimpanan bekerja lebih berat saat memindai file.
6. Pindahkan foto dan video ke penyimpanan eksternal
Penyimpanan internal yang terisi lebih dari 85 persen membuat sistem kesulitan menulis file sementara. Android mulai menghapus cache secara agresif, dan aplikasi jadi sering memuat ulang.
Pindahkan koleksi foto lama ke kartu microSD atau cadangkan ke Google Drive. Kalau perlu cara memindahkan data besar dari HP ke perangkat lain, ada panduan cara kirim file besar lewat HP ke teman komunitas yang bisa dipakai untuk mengirim arsip sebelum dihapus dari perangkat.
7. Matikan aplikasi yang berjalan di latar belakang
Beberapa aplikasi terus berjalan meski tidak dibuka, misalnya pelacak kebugaran atau pengelola file otomatis. Matikan lewat Setelan > Aplikasi > pilih aplikasi > Baterai > Dibatasi.
Dengan pembatasan ini, sistem menghentikan aplikasi saat layar mati. Hindari membatasi aplikasi pesan karena pesan masuk bisa tertunda. Batasi saja aplikasi belanja, game, dan utilitas yang tidak perlu memberi notifikasi real-time.
8. Kurangi efek visual dan wallpaper hidup
Wallpaper hidup dan efek transisi kustom terlihat menarik di iklan, tapi membebani pengolah grafis setiap kali layar dinyalakan. Ganti dengan wallpaper statis beresolusi sesuai layar.
Matikan juga efek getar saat mengetuk dan suara ketuk di menu Suara. Pada beberapa merek, efek visual tambahan ada di menu Tema; kembalikan ke tema bawaan agar tidak ada proses tambahan yang berjalan.
9. Perbarui aplikasi yang bermasalah, bukan semuanya
Pembaruan biasanya membawa perbaikan bug, namun kadang versi baru justru lebih berat. Baca ulasan terbaru di toko aplikasi sebelum memperbarui. Kalau aplikasi versi lama berjalan lancar, tidak ada alasan terburu-buru.
Untuk aplikasi yang sudah bermasalah, hapus lalu pasang ulang versi terbaru. Cara ini membersihkan sisa data yang rusak sekaligus memastikan kamu memakai versi yang didukung pengembang.
10. Cek aplikasi pengelola file yang berjalan otomatis
Aplikasi pembersih dan pengelola file sering memindai penyimpanan setiap kali HP menyala. Pemindaian ini memakan waktu dan membuat HP terasa berat di menit-menit pertama setelah dinyalakan.
Matikan pemindaian otomatis di pengaturannya, atau hapus aplikasinya kalau hanya sesekali dipakai. Android sudah punya pengelola penyimpanan bawaan yang cukup untuk kebutuhan harian.
11. Atur ulang preferensi jaringan
HP yang sering berpindah antara Wi-Fi dan data seluler bisa tertahan beberapa detik saat memuat halaman. Di menu Wi-Fi, matikan opsi yang otomatis berpindah ke jaringan lain kalau sinyalnya lemah.
Kalau masalahnya di kecepatan membuka situs, bukan di kinerja HP, coba ganti DNS seperti di panduan cara mempercepat koneksi internet di HP dengan pengaturan DNS. Setelah semua pengaturan di atas diubah, restart HP satu kali agar perubahan diterapkan.
Kalau setelah sebelas langkah ini HP masih lambat saat menjalankan aplikasi berat, penyebabnya kemungkinan perangkat keras: RAM penuh permanen atau penyimpanan yang mulai aus. Sebelum memutuskan servis, pastikan juga suhu perangkat tidak naik berlebihan saat dipakai, karena panas memicu penurunan performa otomatis. Panduan cara mengatasi HP Android cepat panas saat main game membahas cara menjaga suhu tetap wajar.
Untuk urusan hobi di luar HP, sebagian orang butuh hiburan setelah seharian mengutak-atik pengaturan. Kalau kamu penyuka basket, sepakbola, atau UFC, tarkamlive menyediakan tayangan bareng dengan host yang lucu dan bisa ditonton gratis, cocok sebagai selingan saat menunggu proses restart selesai.
Bagi yang suka mencatat hasil pengaturan atau membuat aplikasi kecil untuk memantau perangkat, pekerjaan menampilkan data sering berakhir di kode. Contoh sederhana seperti loop PHP untuk menampilkan data dari database bisa jadi latihan ringan untuk memahami cara data ditampilkan rapi dalam daftar.
Ringkasan
Lemot di Android biasanya datang dari banyak proses kecil yang dibiarkan berjalan, bukan dari satu penyebab tunggal. Animasi, widget, cache, sinkronisasi, dan aplikasi latar belakang adalah lima area yang paling sering menyumbang beban.
Ubah pengaturan satu per satu dan catat perubahan yang terasa. Dengan begitu kamu tahu mana yang benar-benar berpengaruh di HP-mu, tanpa perlu mengikuti semua tips yang beredar di internet.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah mematikan animasi merusak sistem?
Tidak. Animasi hanya lapisan tampilan. Beberapa aplikasi mungkin terasa lebih kaku saat berpindah halaman, tapi fungsi sistem tetap berjalan normal dan pengaturan ini bisa dikembalikan kapan saja.
Seberapa sering cache perlu dibersihkan?
Setiap dua sampai empat minggu sudah cukup untuk aplikasi yang sering dipakai. Membersihkannya terlalu sering justru membuat aplikasi memuat ulang data dari awal dan menghabiskan kuota.
Apakah pengaturan ini berlaku untuk semua merek HP?
Sebagian besar ada di semua perangkat Android, hanya nama menunya yang berbeda. Pada merek tertentu, opsi pembatasan baterai dan Opsi Pengembang berada di submenu yang sedikit berbeda, jadi telusuri menu Setelan atau gunakan kolom pencarian.